Kamis, 08 November 2012

Cerita Suka dan Duka KKS 2012 di Desa Marisa Utara.


Suka dan Duka KKS 2012 di Desa Marisa Utara.
Assalamualaikum Wr.Wb.
Saya Mahasiswa KKS yang lokasinya di Desa Marisa Utara. Saya mengalami banyak hal baik suka maupun duka selama 2 bulan berada d lokasi Desa Marisa Utara. Suka maupun duka tersebut saya alami bersama teman teman baru saya yang bertemu disaat lokasi KKS. Canda tawa, tangis, sedih, dan bahagia kita alami bersama.
BerawaL dari pendaftaran KKS yaitu pada tanggal 5 mei 2012 saya memasukan berkas bersama teman teman di Jurusan dimulai dengan meminta tanda tangan, menunggu dosen, apalagi menunggu keluarnya Transkrip nilai yang akan dimasukan ke LPM. Hari itu cukup menyita waktu teman-teman saya dikarena masih banyak yang harus dilengkapi. Pada waktu pengambilan KIR Dokter jujur saya hampir pingsan karena waktu pengambilan itu sangat berdesak-desakan yang terfikir di benak saya “ Saya akan mati hanya karna KIR Dokter” tapi Alhamdulillah yang difikiran itu tidak terjadi. Setalah semua yang dimintakan telah ada saya langsung menuju LPM. Untuk melengkapi semua yang dimntakan itu saya mengahabiskan waktu selama 5 hari. Bagi saya 5 hari itu sangat melelahkan.
Tiba saatnya untuk mengikuti Pra Coaching. Pra Coaching yang dilaksanakan hanya dengan 1 hari saya rasa itu tak mengapa di pra Coaching juga kita hanya dimintakan ukuran pakaian yang akan kita pakai di lokasi KKS nanti. Jadi menurut saya tidak terlalu capeknya.
Pra Coaching telah selesai kini saya harus mengikuti Coaching yang hari itu saya di kelompokan pada kelompok pertama (Tahap Pertama) yaitu pada hari senin dan selasa. Yang saya sesali kenpa Coaching tersebut tidak diadakan pada pagi hari tetapi hanya pada siang hari. Jadinya saya mengantuk saat mengikuti Coaching tersebut yang diadakan selama 2 hari. Tetapi Alhamdulillah say tetap tegar duduk mengikuti pembekalan KKS tersebut.
Setelah Coaching saatnya untuk pembagian lokasi. Jujur sebelum pembagian lokasi saya itu sudah deg-degan kalau hanya masalah penempatan KKS saya tidak begitu takut akan tetapi dalam hati saya hanya ingin mempunyai teman yang bisa diajak bekerja sama dan yang terpenting baik. Alhamdullilah pada saat pengumuman itu saya langsung mengecek lokasi dan teman teman satu lokasi saya. Langsung saja saya mencoba mencari No.hp dan FB yang mungkin ada nama mereka. Tapi alhamdulillah setelah sekian lama saya dan mereka saling mencari akhirnya kita janjian untuk bisa bertemu dan saling memperkenalkan diri.
Sampai akhirnya kita mengambil atribut kita masing-masing. Pada waktu pengambilan atribut saya menunggu dari pukul 21.00 – 00.00 tapi yang sangat sangat saya sesali dan sedih saya tidak mendapatkan pakaian KKS tersebut padahal saya menunggu begitu lamanya tapi hasilnya kosong. Langsung terdengar kabar yang tidak dapat pakaian KKS saat pembagian tersebut akan diantar langsung dilokasi. Sesampainya di Lokasi KKS sudah menunggu lama pakaian KKS di tmabah lagi dengan pakaian atau barang yang kami bawa dari rumah itu bleum tiba d tempat kami menginap.  Belum lagi pakaian KKSnya sudah menunggu lama hasilnya juga tidak memuaskan ukuran pakaian saya yang terdaftar itu ukurannya S tapi malah yang dikasih yaitu ukuran L sangat sangat saya sesali tapi mau bagaimana yang ada tinggal itu jadi saya tetap mngambil pakaian itu. Satu Saran dari saya yaitu kalau boleh untuk pembagian pakaian KKS in mohan tidak ush  dipakai ukuran kalau boleh langsung saja ukura ALL SIZE biar hasilnya sama rata. Daripada pakai ukuran hasilnya hanya seperti itu. Belum lagi masalah saaat pembagian pakaian ada yang tidak sesuai dengan ukuran malah diganti dengan ukuran lain jadi pemilik pakaian yang seharusnya dapat ukuran yang dia minta malah sudah ditukar dengan ukuran orang lain. Yang lebih disayangkan lagi teman-teman yang dilokasi jauh tidak dapat mengambil pakaiannya pada waktu yang telah ditentukan.
Saat pelepasan Alhamdulillah saya merasa senang dan sedikit sedih karena harus meninggalkan orang-orng yang terkasihi selama 2 bulan, tetapi tak mengapa karena ini harus dilaksanakan untuk memenuhi tugas perkuliahan yang saat ini  saya hadapi.
Tiba di Lokasi KKS yaitu di Desa Marisa Utara. Saya dan teman-teman lagi beristirahat sambil membicarakan apa yang akan  kita laksanakan di desa ini. Esoknya kita membuat rencana kegiatan yang akan kita laksankan. Alhamdulillah Lusanya kita langsung mengadakan Seminar awal yang membicarakan program yang akan kita laksanakan di Desa Marias Utara. Seminar awal telah selesai kita ke kantor desa meminta data  tetapi data masyarakat yang kita minta belum ada   akhirnya kita ikut mendata dengan aparat desa. Waktu mendata kita tidak buang begitu saja namun kita manfaatkan untuk sekalian observasi di lingkunga serta masyarakat tersebut. Alhamdulillah datanya sudah ada kita menjalan progaram satupersatu. Program pertama yaitu Pendidikan namun sekolah masih libur jadi kita baru melapor saja nanti mengajarnya setelah lebaran. Tp setalah lebaran alhamdulillah program pendidikannya dapat berjalan kita pun melaksna private pada anak-anak tentang Bahasa Inggris.
Adapun saat menjalankan progaram tersebut ada duka dan suka yang kita hadapi diantaranya seperti : Dimalam hari saya dan teman-teman duduk diteras Posko kami. Malam itu kami sedang bersenda gurau tapi saya harus rela pada malam itu terjdi satu kecelakaan kecil yang menimpa saya yaitu saya digigit Tawon jumlah tawon yang menggit saya itu ada 3 tapi alhamdulillah bisa ditangani oleh salah satu warga yang ada di sekitar posko kami. Tapi saya harus mengalami demam yang tidak menentu selama 3 hari. Badan saya sakit akibat digigit tawon.
Bukan hanya itu kami semua pernah dihadang oleh seekor ular besar saat akan pergi ke RM ZALZA untuk melaksanakan kegiatan Seminar Awal untuk pemaparan program kami. Saat itu saya sudah mersa ketakutan bercampur tawa karena Kordes saya itu lari ketakutan karna melihat ular teman-teman sudah pada berteriak. Alhamdulillah ular tersebut tidak menyakiti saya dan teman-teman dan ular tersebut pergi dengan sendirinya.
Masih ada lagi teman saya jatuh dari bangku yang waktu itu kita lagi sibuk memasak. Teman saya jatuh hanya karna di kerjar ayam. Dia sudah berteriak-teriak tapi kita cuman hanya tertawa.
Masih ada lagi teman saaya menangis saat Ibu DPL datang dan memarahinya karena dia pulkam lebih dulu dari kami.
Semua program telah terlaksanakan dengan baik walaupun ada sedikit hambatan yang sering menimpa tapi Alhamdulillah semua itu tidak menurunkan semengat kerja kita, apalagi waktu itu kita pernah dimarahi DPL kita hanya krna belum melaksanakan program. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu DPL yang saya sebut nama beliau Ibu Weny Musa, karna beliaulah yang membuat saya dan teman-teman bisa mempunyai semangat kerja, tidak membuang-buang waktu, dan yang terpenting membuat saya dan teman-teman memiliki rasa kebersamaan, kekompakan, memiliki, dan menyayangi. Terima kasih Bu.
Kini penarikan tinggal satu minggu. Yang sering terlontar mulut saya dan teman-teman “aku akan rindu dengan teman-teman”,”apabila kita bertemu akankan kita saling menegur?”. Kata-kata itu sering terlontar saat kita duduk bersama-sama. Diposko kita mempunyai nama kesayangan, Mas Deb (Debyalter), Abang Roni (Roniyanto Monoarfa), Bung Lolla (Nurlan Rauf), Bagong (Nikma H Muhammad), Mamah dedeh (Nelvi Susilowati), Tuti (Sri Hastuti Permatasari), dan Mama Meiling (Meiling Hunowu).
Tapi diakhir kami akan ditarik kembali ke kampus, kami mengalami duka yang mendalam pada saat Seminar Laporan Akhir. Hati saya itu sudah sedih saat apa yang dibicarakan oleh Ibu Kepala Sek.BPAD itu tidak bisa kami terima dikarenakan semua yang dibicarakan itu tidak sama dengan apa yang kami lakukan di lokasi. Dan saya juga merasakan sakit hati saat saya ingin menangapi balik dari apa yang dibicarakan tapi Ibu tidak mengizinkan. Padahal saya ingin meluruskan masalah itu dan saya ingin katakan apa yang sesungguhnya terjadi. Dan yang sangat sesali adalah Ibu itu tidak tahu etika berdiskusi karena kami ingin menanggapi balik tapi tidak diberi kesempatan. Sehingga saat kami pulang keposko salah satu warga masyarakat marisa utara itu marah setelah mendengarkan semua itu. Saat kami pulang dari acara seminar, kami semua menangis karena kelelahan kami membangun desa bersama masyarakat hanya dianggap seperti itu. Kami hanya berdoa dan berharap agar smua kebenaran akan tetap ditunjukan oleh Allah SWT.
Hari-hari yang saya alami bersama teman-teman sangatlah pengalaman yang tidak dapat dilupakan.
Terimakasih..
Wassalamalaikum Wr.Wb

5 komentar: